Panduan aftercare
1. Perawatan lifting (Thermage / Ulthera Primus / Alltite / ONDA / Revinas / LinearZ / Emface / Jovena / InMode, dll.) – Panduan aftercare
1. Hindari sauna, ruang uap, mandi air panas, dan olahraga berat selama 1 minggu setelah tindakan.
2. Menjaga area yang ditindak tetap hangat selama 1 minggu bisa membantu hasilnya. Jangan cuci wajah dengan air dingin atau pakai kompres dingin selama 7 hari.
3. Untuk mengurangi iritasi kulit, hindari scrub, produk peeling, dan produk berbahan retinol selama 1 minggu.
4. Oleskan sunscreen dengan cukup setiap kali keluar rumah.
5. Jaga kulit tetap lembap agar tidak kering.
6. Jangan menggosok atau memijat area yang ditindak dengan kasar.
7. Kami sarankan minum air yang cukup dan istirahat yang cukup.
8. Cuci wajah dan makeup boleh mulai hari yang sama dengan tindakan.
9. Setelah tindakan, area itu bisa terasa kencang, pegal, atau seperti otot nyeri — biasanya mereda dalam beberapa hari.
10. Pada tindakan InMode FX, memar bisa muncul karena hisapan vakum, tapi biasanya hilang dalam beberapa hari.
11. Setelah Ulthera Primus, bengkak di area bawah wajah, rasa berdenyut sesekali, atau benjolan kecil bisa bertahan 1–2 minggu. Gejala ini biasanya mereda dalam beberapa hari, tapi kalau ingin dicek atau ada yang dikhawatirkan, silakan hubungi klinik kami.
2. Perawatan laser (Smoothbeam / Vbeam Perfecta / Plasmang / Agnes / StarWalker MAQX / PIQO4, dll.) – Panduan aftercare
1.Aktivitas harian bisa dilanjutkan langsung setelah tindakan, dan rasa tidak nyaman yang berarti jarang terjadi. Namun untuk menekan iritasi dan peradangan, hindari alkohol, sauna, dan olahraga berat selama sekitar 1 minggu.
2. Kulit bisa memerah dan terasa panas selama 2–3 hari setelah perawatan. Ini reaksi yang wajar, jadi tidak perlu khawatir. Tapi kalau iritasinya terasa makin parah, silakan buat janji dan datang ke klinik.
3. Setelah tindakan bisa muncul folikulitis atau benjolan kecil seperti jerawat sementara. Kalau masih ada lebih dari 7 hari, silakan hubungi kami.
4. Cuci wajah dengan lembut memakai air hangat-suam seperti biasa.
5. Hindari skincare yang kasar, seperti eksfoliasi kuat atau chemical peel, yang bisa membuat kulit iritasi. Jaga kulit tetap terhidrasi dengan pelembap atau krim recovery secara rutin.
6. Setelah tindakan, pakai sunscreen setiap hari — ini wajib.
3. Hair removal (GentleMaxPro) - Panduan aftercare
1. Kemerahan, rasa panas, atau nyeri ringan bisa bertahan 2–3 hari setelah tindakan; ini reaksi yang wajar.
2. Untuk mencegah iritasi kulit, hindari sauna, ruang uap, alkohol, dan olahraga berat selama sekitar seminggu setelah perawatan.
3. Agar hasil hair removal maksimal, biasanya perlu perawatan rutin dengan jarak 4–6 minggu.
4. Area yang ditindak bisa kering setelah perawatan, apalagi di area luas, jadi oleskan pelembap atau krim recovery dengan cukup.
5. Folikulitis sementara bisa muncul, tergantung orangnya. Jangan dipencet atau disentuh, dan datang ke klinik kalau gejalanya tidak mereda.
6. Bercukur disarankan mulai 2 hari setelah tindakan.
7. Kalau kemerahan atau iritasi di area yang ditindak bertahan lebih dari 3 hari, silakan hubungi klinik.
4. UltraClear & Curetra - Panduan aftercare
※ Tergantung orangnya, tindakan ini biasanya punya downtime sekitar 7 hari. Kemerahan, kerak, dan pengelupasan bisa bertahan sekitar 7 hari.
<On the Day of the Procedure>
1. Jangan pakai Madecassol (salep madecassoside).
Tapi jumlah kecil madecassoside yang sudah ada di krim recovery masih boleh.
→ Bisa menimbulkan bengkak atau reaksi alergi.
2. Jangan pakai dressing luka hidrokoloid seperti Medifoam, DuoDERM, atau Himom.
→ Bisa membuat kulit iritasi.
3. Pada hari tindakan, jangan cuci wajah, jangan pakai sunscreen, dan jangan makeup.
4. Jangan sampai area yang ditindak basah selama 24 jam setelah tindakan.
5. Sampai kerak lepas sendiri, hentikan produk whitening atau anti-aging (terutama yang mengandung retinol).
<The Day After the Procedure>
1. Kalau harus cuci wajah dalam 24 jam, bilas saja dengan air — sangat pelan.
2. Perlindungan dari sinar matahari wajib.
→ Dalam 24 jam pertama setelah perawatan, kami sarankan pakai masker atau topi untuk melindungi dari matahari.
→ Setelah 24 jam, oleskan sunscreen dengan teliti.
3. Hindari makeup yang tebal.
4. Kurangi iritasi dengan mencuci wajah pelan-pelan memakai air.
→ Hindari skincare, pembersih, dan scrub yang kasar. Kalau sudah pakai sunscreen, buat busa yang cukup lalu bersihkan dengan lembut.
→ Jangan menggosok kulit dengan kasar, karena kerak kecil bisa terlepas terlalu cepat. Cuci dengan lembut saja.
→ Sebaiknya biarkan kerak kecil lepas sendiri seiring waktu.
5. Fokus pada hidrasi.
→ Pakai masker hidrasi dan minum air yang banyak.
6. Kurangi paparan perubahan suhu.
→ Hindari sauna, mandi air panas, dan olahraga berat selama satu minggu.
7. Oleskan krim recovery secara rutin.
Kalau bengkak atau nyeri hebat tidak mereda, mungkin perlu penanganan tambahan — silakan hubungi klinik.
<3 Days After the Procedure>
1. Kulit bisa mengelupas. Jangan dikorek. Lanjutkan cuci wajah yang lembut, lalu oleskan pelembap dan krim recovery secara rutin.
(Pengelupasan bisa berlanjut sekitar 3–7 hari setelah tindakan.)
5. Perawatan laser bekas luka – Panduan aftercare
1. Hindari alkohol, sauna, dan olahraga berat selama sekitar 1 minggu setelah perawatan.
2. Karena cuci wajah harus lembut, hindari sunscreen dan makeup selama sekitar 3 hari. Kalau terpaksa dipakai, bersihkan dengan hati-hati agar tidak iritasi.
3. Kemerahan bisa bertahan 3–7 hari dan sedikit mengganggu aktivitas harian.
4. Hindari skincare yang mengelupas kuat atau membuat iritasi, dan jaga kulit tetap lembap dengan krim hidrasi atau regenerasi.
5. Kalau dipasang dressing DuoDerm (plester hidrokoloid), ganti saat berubah putih atau menggelembung karena cairan. (Disarankan dipakai selama 7 hari.)
6. The Ruby Q (pigmentasi) - Panduan aftercare
※ Tergantung orangnya, tindakan ini bisa punya downtime sekitar 7–14 hari karena kerak dan kemerahan.
1. Perawatan kerak dan pengelupasan
Setelah perawatan pengangkatan pigmentasi, area yang ditindak bisa berkerak atau mengelupas.
Jangan dilepas paksa dengan tangan atau memakai scrub eksfoliasi.
Agar sembuh dan terkelupas secara alami, oleskan pelembap atau krim recovery sesering mungkin.
2. Perlindungan dari sinar matahari wajib
Paparan UV bisa meningkatkan risiko hiperpigmentasi, jadi sunscreen tetap harus dioleskan meski di atas plester recovery.
Hindari tanning dan paparan matahari yang kuat.
Dalam kasus yang jarang, pigmentasi bisa terlihat lebih gelap sementara setelah perawatan, tapi biasanya mereda perlahan seiring waktu.
Kalau rasa tidak nyaman atau gejala yang tidak biasa tidak mereda, silakan hubungi klinik.
3. Pemasangan plester recovery (1 minggu)
Untuk mendukung regenerasi kulit, disarankan plester recovery tetap terpasang selama 1 minggu.
(Tergantung proses penyembuhan masing-masing, sebagian pasien mungkin perlu memakainya sampai 2 minggu.)
Lebih baik plester tetap menempel terus daripada dilepas dan dipasang berulang kali.
Cairan putih atau bening bisa muncul di bawah plester, biasanya mereda dalam sehari. Ganti plester hanya kalau cairannya berlebih.
Saat cuci wajah, biarkan plester tetap menempel kalau bisa, dan ganti jika terlepas.
Kalau muncul reaksi alergi seperti gatal, bengkak, atau perih setelah memakai plester recovery, silakan hubungi klinik.
4. Perawatan pelembap dan soothing
Pakai pelembap atau krim recovery sesering mungkin agar kulit tidak kering.
Kalau kerak terkelupas saat kulit kering, kulit bisa jadi lebih sensitif, jadi pastikan hidrasi dan pelembap tetap cukup.
7. Pengangkatan lesi menonjol (milium, kutil datar, skin tag, syringoma, tahi lalat) - Panduan aftercare
1. Hindari keringat berlebih dari olahraga, sauna, atau mandi air panas selama sekitar seminggu setelah tindakan untuk mencegah infeksi atau peradangan.(Ada kemungkinan infeksi bakteri dan reaksi inflamasi)
2. Plester recovery yang dipasang setelah tindakan bisa terlepas sendiri saat ada cairan. Kalau begitu, boleh diganti sekali. Disarankan plester tetap terpasang sekitar seminggu kalau memungkinkan. (Plester recovery cadangan bisa dibeli di klinik kami atau di apotek.)
3. Setelah plester dilepas seminggu kemudian, kalau masih terlihat kemerahan atau cekungan, oleskan salep antibiotik seperti Fucidin selama 3–4 hari — itu bisa membantu area tersebut mereda.
4. Wajah boleh dicuci pelan-pelan meski plester recovery masih menempel. Pada beberapa kasus, tergantung lesinya, plester recovery tidak dipasang. Kalau begitu, setelah cuci ringan, tepuk-tepuk area itu sampai kering dengan handuk — jangan digosok.
5. Setelah plester recovery dilepas, perlindungan dari sinar matahari sangat penting. Pastikan pakai sunscreen setiap kali keluar rumah.
8. GOURI (kanula) - Panduan aftercare
1. Cuci wajah, mandi, dan makeup boleh langsung setelah tindakan, termasuk di hari yang sama.
2. Bengkak, nyeri, atau memar di area yang ditindak bisa muncul, tergantung orangnya.
Bengkak dan nyeri biasanya mereda dalam 2–3 hari, sedangkan memar bisa butuh sekitar 5–7 hari untuk hilang.
3. Pastikan minum obat yang diresepkan selama 3 hari — obat ini untuk mencegah peradangan dan reaksi alergi.
※ Kalau ada rasa tidak nyaman saat minum obat, silakan hubungi klinik.
4. Hindari sauna, ruang uap, mandi air panas, dan olahraga berat selama 1 minggu setelah tindakan.
5. Plester DuoDERM yang dipasang setelah tindakan boleh dilepas keesokan harinya.
6. Beberapa hari setelah tindakan, bengkak bisa muncul karena reaksi alergi atau respons imun yang tertunda. Kalau muncul bengkak, silakan hubungi klinik.
9. Perawatan Sculptra & Juvelook Volume - Panduan aftercare
1. Hindari alkohol, merokok, sauna, dan olahraga berat selama sekitar 2 minggu setelah tindakan, karena meningkatkan risiko peradangan.
2. Memar, bengkak, dan nyeri bisa bertahan 1–2 minggu. Ini wajar.
3. Bisa terasa gumpalan atau nodul; pijat area yang ditindak selama 5 menit, beberapa kali sehari, selama 7 hari.
4. Efek volume muncul perlahan dalam 4–8 minggu seiring tubuh memproduksi kolagen baru. Sabar menunggu di periode ini.
5. Untuk mencegah peradangan, minum antibiotik yang diresepkan sesuai anjuran. (Kalau nyeri tidak mereda, boleh minum pereda nyeri.)
10. Thread lifting - Panduan aftercare
1. Hindari alkohol, sauna, dan olahraga berat selama sekitar 2 minggu untuk mencegah peradangan.
2. Memar, bengkak, dan nyeri bisa memburuk sehari setelah tindakan dan bertahan 1–2 minggu.
3. Kalau benang keluar karena gerakan, jangan disentuh — segera hubungi klinik.
4. Jangan menggosok area yang ditindak atau membuka mulut lebar-lebar setelah tindakan.
5. Rasa benda asing, benjolan kecil, atau cekungan karena benang akan mereda perlahan dalam 4–6 minggu.
6. Plester recovery boleh dilepas pelan-pelan keesokan harinya.
7. Pakai lifting band sesering mungkin selama seminggu setelah perawatan agar hasilnya lebih maksimal. (Tapi kalau dipakai langsung di hari tindakan, bisa terasa nyeri. Kalau nyerinya tidak mereda, mulai pakai dari keesokan harinya.)
8.Minum antibiotik yang diresepkan untuk mencegah peradangan. (Kalau nyeri tidak mereda, boleh minum pereda nyeri.)
11. Botox - Panduan aftercare
1. Memar atau bengkak bisa muncul di area suntikan, tapi biasanya mereda sendiri dalam 1–2 minggu.
2. Efek Botox berbeda-beda tiap orang, tapi umumnya bertahan sekitar 3–6 bulan.
3. Untuk perawatan Botox, efeknya biasanya mulai terasa perlahan sekitar 3–4 hari setelah tindakan.
4. Setelah Botox dahi atau glabella, mata bisa terasa bengkak atau berat sementara.
5. Setelah Botox garis rahang (masseter), kurangi kebiasaan mengunyah makanan yang kenyal atau keras (permen karet, cumi kering, dendeng, dll.) agar hasilnya lebih tahan lama.
6. Sebagian orang bisa merasakan kunyahan lebih lemah sementara, atau sendi rahang terasa kencang/berat — biasanya gejala ini sementara.
7. Hindari sauna, ruang uap, mandi air panas, alkohol, dan olahraga berat selama sekitar 1 minggu setelah tindakan.
8. Jangan menekan kuat atau memijat area yang ditindak.
12. Botox hiperhidrosis (keringat berlebih) - Panduan aftercare
1. Perawatan ini mengurangi keringat, tapi tidak menghilangkannya sepenuhnya.
2. Selama sekitar 3–7 hari setelah perawatan, hindari minum berlebih, sauna, mandi air panas, dan olahraga berat.
3. Memar atau bengkak ringan bisa muncul, tergantung kondisi kulit, dan biasanya cepat mereda.
4. Dalam kasus yang jarang, perawatan keringat tangan bisa membuat genggaman sedikit lebih lemah sementara.
Ini biasanya mereda sendiri. Perlu diingat kalau Anda harus memakai tangan untuk pekerjaan yang detail.
5. Kalau gatal hebat, kemerahan yang tidak mereda, atau tanda peradangan lain muncul, silakan hubungi klinik.
13. Filler & suntikan kerutan - Panduan aftercare
1. Hindari alkohol, sauna, dan olahraga berat selama sekitar 2 minggu untuk menekan risiko peradangan.
2. Memar, bengkak, dan nyeri bisa memburuk sehari setelah perawatan dan bertahan 1–2 minggu.
3. Cuci wajah dan makeup boleh sekitar 3–4 jam setelah tindakan.
4. Plester recovery (DuoDerm) yang dipasang boleh dilepas pelan-pelan keesokan harinya.
5. Jangan menekan atau memberi tekanan kuat di area yang ditindak, karena bentuknya bisa berubah. Kalau bentuknya berubah, datang dalam seminggu untuk koreksi molding.
6. Permukaan bisa terlihat tidak rata sementara tepat setelah suntikan, tapi biasanya mereda sendiri dalam beberapa hari.
7. Minum antibiotik yang diresepkan, kecuali Anda alergi obat. Kalau ada alergi, beri tahu klinik sebelumnya.
8. Filler terbuat dari asam hialuronat, zat yang memang ada di tubuh. Lama efeknya berbeda-beda tiap orang.
9. Reaksi alergi seperti bengkak atau gatal bisa muncul; kalau gejalanya memburuk, hubungi klinik.
10. Kalau ada tanda infeksi atau perubahan warna kulit karena kompresi pembuluh darah, segera cari pertolongan medis.
11. Minum antibiotik yang diresepkan untuk mencegah peradangan. (Kalau nyeri tidak mereda, boleh minum pereda nyeri.)
14. Skin booster (Rejuran / Juvelook / Oganacell / Gouri / Water Glow / Skinvive / Revive, dll.) - Panduan aftercare
1. Setelah perawatan booster, cuci wajah dan mandi boleh di hari yang sama. Tapi karena kulit bisa masih sensitif 1–2 hari, disarankan hindari sauna dan mandi air panas selama sekitar 4–5 hari.
2. Hindari scrub dan produk peeling yang membuat iritasi selama 2–3 hari setelah tindakan, dan bersihkan kulit dengan lembut.
3. Tergantung tipe kulit, kemerahan sementara bisa bertahan 1–2 hari. Kalau tidak mereda, silakan hubungi klinik agar dokter kami bisa memeriksa.
4. Hidrasi dan pelembap yang cukup bisa memperkuat efek perawatan booster. Jaga kulit dengan krim recovery dan krim pelembap.
5. Kalau tindakan dilakukan dengan teknik suntik manual, bengkak tidak rata (“benjolan”), bengkak, atau memar bisa bertahan beberapa hari.
15. Re2O & CellREDM – Panduan aftercare
1. Aktivitas harian bisa dilanjutkan langsung setelah tindakan. Namun kemerahan, bengkak, benjolan kecil yang menonjol (“embossing”), atau rasa panas bisa bertahan 2–3 hari. Ini reaksi yang wajar dan biasanya mereda perlahan.
2. Hindari alkohol, sauna, ruang uap, mandi air panas, dan olahraga berat selama sekitar 1 minggu setelah tindakan. Ini membantu mencegah iritasi dan peradangan kulit.
3. Cuci wajah lembut boleh di hari tindakan, tapi jangan menggosok atau merangsang kulit.
4. Hindari skincare yang membuat iritasi seperti scrub, produk peeling, dan prosedur laser selama beberapa hari setelah perawatan.
5. Kulit bisa kering setelah tindakan, jadi oleskan pelembap atau krim recovery dengan cukup. Sunscreen juga wajib saat keluar rumah.
6. Tergantung orangnya, bisa muncul memar sementara, breakout kecil, atau folikulitis. Jangan disentuh atau dipencet. Kalau gejalanya tidak mereda atau memburuk, silakan hubungi klinik.
7. Perawatan Re2O / CellREDM merangsang regenerasi kulit, jadi perbaikan tekstur, elastisitas, dan kepadatan kulit biasanya muncul perlahan dalam 2–4 minggu — bukan langsung setelah tindakan.
16. Perawatan stem cell - Panduan aftercare
1. Selama satu bulan setelah tindakan, kami sarankan hindari laser kosmetik atau prosedur estetik lain kecuali sudah dibahas dengan dokter spesialis.
2. Selama dua minggu setelahnya, hindari koyo, obat anti-inflamasi, atau kortikosteroid.
3. Di hari perawatan, area suntikan bisa terasa hangat. Cuci dengan air secara lembut, dan hindari sauna atau bak air panas selama 3–4 hari.
4. Hindari perawatan rumahan yang menggosok, mengelupas, atau merangsang kuat selama 3–4 hari. Pelembap penting. Oleskan krim regenerasi atau pelembap secara rutin agar kulit tetap terhidrasi.
5. Area pengambilan darah di lengan bisa memar. Ini biasanya mereda dalam seminggu, meski ada nyeri.
6. Setelah perawatan stem cell IV, bisa terasa lelah sementara atau kondisi tubuh sedikit turun. Istirahat 2–3 hari biasanya membantu pemulihan.
17. Penghapusan tato – Panduan aftercare
1. Jaga area yang ditindak tetap bersih setiap saat.
Bersihkan area itu 1–2 kali sehari dengan lembut. Jangan digosok; cuci pelan lalu tepuk-tepuk sampai kering dengan handuk bersih.
2. Pakai salep yang diresepkan (seperti salep antibiotik atau krim recovery) sesuai anjuran klinik.
Di tahap awal penyembuhan, disarankan area itu dilindungi kasa atau perban, terutama kalau ada lepuh atau cairan.
3. Setelah tindakan, bisa muncul lepuh atau kerak.
Jangan sengaja dipecahkan, dikelupas, atau dilepas — biarkan sembuh sendiri agar risiko bekas luka lebih rendah.
4. Hindari paparan matahari, karena sinar UV bisa memicu hiperpigmentasi.
Saat keluar rumah, pakai sunscreen SPF 30 atau lebih, dan kalau bisa, tutup area yang ditindak dengan pakaian atau perban.
5. Hindari sauna, kolam renang, dan ruang uap selama sekitar 2 minggu setelah tindakan.
Mandi boleh, tapi jangan merendam area itu terlalu lama.
6. Hindari aktivitas yang membuat kulit iritasi, seperti menggosok, pijat, gesekan berlebih, atau memakai pakaian ketat.
Olahraga berat yang membuat keringat berlebih juga sebaiknya dihindari di masa awal penyembuhan.
7. Kemerahan atau area yang tampak lebih gelap sementara setelah tindakan adalah bagian dari proses penyembuhan yang wajar, dan biasanya mereda perlahan seiring waktu.
8. Kalau nyeri hebat, nanah, bengkak signifikan, atau rasa panas di area itu tidak mereda, ada risiko infeksi. Segera hubungi atau datang ke klinik.
9. Perawatan lanjutan biasanya dilakukan dengan jarak 4–8 minggu.
Mengulang perawatan terlalu sering bisa meningkatkan risiko kerusakan kulit.
18. Penghapusan makeup semipermanen alis / eyeliner – Panduan aftercare
1. Setelah tindakan bisa muncul kemerahan, rasa panas, bengkak, atau kerak, tapi gejala ini biasanya mereda sendiri dalam beberapa hari.
2. Jangan menyentuh atau menggosok area yang ditindak dengan tangan.
Jangan melepas kerak secara paksa; biarkan lepas sendiri.
3. Selama sekitar 1 minggu setelah tindakan, hindari aktivitas yang memicu panas atau keringat, seperti alkohol, sauna, ruang uap, kolam renang, dan olahraga berat.
4. Saat cuci wajah, jangan menggosok area yang ditindak dengan kasar; bersihkan dengan lembut.
Untuk sementara, hindari produk yang membuat iritasi seperti cleansing oil, produk peeling, atau scrub.
5. Oleskan sunscreen dengan teliti saat keluar rumah, dan hindari paparan matahari yang kuat.
Ini membantu mencegah hiperpigmentasi.
6. Setelah tindakan, area itu bisa tampak lebih gelap atau warnanya tidak rata sementara, tapi biasanya memudar perlahan selama proses penyembuhan.
7. Tergantung orangnya, bisa muncul lepuh, cairan, gatal, atau hiperpigmentasi. Kalau gejalanya memburuk atau bertahan lama, silakan hubungi klinik.
8. Setelah penghapusan eyeliner, disarankan hindari eyelash extension dan makeup mata selama beberapa hari.
19. Vaksin Gardasil 9 - Panduan aftercare
1. Tetap di tempat vaksinasi selama 20–30 menit setelah suntikan untuk observasi.
2. Setelah pulang, amati kondisi tubuh dengan saksama minimal 3 jam.
3. Di hari vaksinasi dan keesokan harinya, hindari olahraga berat dan alkohol.
4. Hindari sauna dan mandi berendam di hari vaksinasi.
5. Bisa muncul demam, lelah, nyeri otot, atau sakit kepala.
6. Amati dengan saksama minimal 3 hari. Kalau demam tinggi atau kejang, segera cari pertolongan medis.
